LAMONGAN-Barra22.Com- 23 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berkomitmen mendorong transformasi dan modernisasi sektor perikanan budidaya. Upaya ini dijalankan secara bertahap untuk mengangkat daya saing hasil perikanan daerah, meningkatkan produktivitas panen, serta memperbaiki taraf ekonomi dan kesejahteraan para pembudidaya ikan kerapu dan masyarakat pesisir secara keseluruhan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bahkan turun langsung meninjau lokasi penerapan teknologi tersebut di Kampung Kerapu Brondong guna memastikan sistem berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kelompok pembudidaya.
Salah satu langkah konkret yang telah digulirkan adalah penerapan teknologi canggih berbasis Internet of Things (IoT) serta peralatan pendukung aerator Venjet di kawasan Kampung Kerapu, Kecamatan Brondong. Dua sistem teknologi ini sudah mulai dioperasikan dan dimanfaatkan oleh kelompok pembudidaya sejak dua bulan lalu.
Ketua Umum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Buka Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dorong UMKM Naik Kelas
melalui teknologi IoT, pembudidaya kini dapat memantau kualitas air tambak secara real-time lewat perangkat genggam, mulai dari suhu, tingkat keasaman, hingga kadar oksigen terlarut. Data yang akurat dan pemantauan berkelanjutan ini memudahkan petambak mengambil keputusan dengan cepat, sehingga risiko kegagalan panen akibat perubahan kondisi lingkungan dapat diminimalkan.
Sementara itu, penggunaan aerator Venjet dirancang khusus untuk mendistribusikan oksigen secara merata ke seluruh lapisan air tambak, mengurangi pembentukan lapisan lumpur kotor di dasar tambak, serta menjaga aliran air tetap lancar. Kondisi lingkungan budidaya yang stabil dan sehat otomatis mempercepat pertumbuhan ikan kerapu, menekan risiko serangan penyakit, dan menjaga kualitas daging kerapu agar tetap prima.
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu mengubah pola budidaya yang selama ini masih bersifat konvensional menjadi lebih terukur, efisien, dan berkelanjutan. Ke depannya, Pemkab Lamongan berencana memperluas pendampingan serta penerapan teknologi serupa ke sentra perikanan budidaya lain di wilayah pesisir Kabupaten Lamongan.
(fat/red)



