Lamongan,Barra22.com– Kebakaran besar melanda Pasar Agrobis Babat di lalap si jago merah, Kabupaten Lamongan pada Minggu malam, 12 Juli 2026 sekitar pukul 20.30 WIB. Api melahap 7 unit setand dan 6 unit lainnya terdampak.

Api pertama kali terlihat di Stand Nomor B-A 01 milik Chaerul Fitrianto 33 warga Dusun Nyawun Desa Tegalsari kecanatan Widang kabupaten Tuban. Setand tersebut menjual aneka plastik dan sterofom yang mudah terbakar. Api dengan cepat menjalar ke stand lain dan bagian atas ruko.
“Laporan masuk ke kami pukul 20.39 WIB. Armada tiba di lokasi pukul 20.45 WIB dan pemadaman selesai pukul 04.30 WIB ujar petugas Satpol PP Bidang Damkar Korwil Babat.

Untuk memadamkan api gabungan 8 unit armada Damkar dan 5 unit Water Supply dikerahkan. Rinciannya: Damkar Ngimbang 2 unit, Lamongan 3 unit, Babat 1 unit, Paciran 1 unit, Bojonegoro 1 unit, Tuban 2 unit, Yon TP 1 unit, serta BPBD 2 unit water supply. Total 68 personel gabungan Damkar dan relawan dikerahkan ke lokasi.
Selain Damkar, turut hadir di TKP jajaran Polres Lamongan, Polsek Babat, Koramil Babat, Yon TP TNI KJM Ngimbang, Satpol PP Kec. Babat dan Satpol PP Kabupaten Lamongan.
Data Kerugian
1. Stand terbakar: 7 unit. Milik Chaerul Fitrianto di B-A 01, B-A 02, B-A 03, AC 13, AC 14, AC 15, AC 16
2. Stand terdampak: 6 unit. BA-4, BA-5, BA-6, AC-11, AC-12, BD-15
3. Korban jiwa: Nihil
4. Taksir kerugian: ± Rp1.000.000.000,-
Berdasarkan keterangan pemilik, terakhir meninggalkan stand pada Minggu dini hari pukul 01.00 WIB dan kondisi listrik sudah dimatikan. Setiap hari Minggu stand juga libur. Di dalam stand tidak ada barang elektronik.
Dua saksi mata yang berada di lokasi Anton dan Didik warga Desa Widang kabupaten Tuban, mengaku tidak bisa berbuat banyak karena api sudah sangat besar.
Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.pagi ini masih di adakan penyemprotan air untuk antisipasi api biar nggak menyala lagi
(Fat/Sam don)



